Posts

Memahami Sunnatullah Perubahan dari Sejarah Masuknya Islam di Jawa (Bagian 2)

Kondisi aqidah masyarakat di masa Kerajaan Islam Demak Kita mungkin menyangka, bahwa dakwah di era berkuasa akan lebih mudah. Ya tentu saja, tidak ada lagi halangan atau larangan dari penguasa untuk memeluk dan menjalankan syariat Islam. Tapi benarkah setelah penaklukan Majapahit, tugas para dai ini nyaris telah selesai karena Islam kini telah berkembang pesat dengan sendirinya bersamaan dengan semakin besarnya Kerajaan Islam? Mari kita simak lanjutan kisah bagaimana kondisi masyarakat pemeluk Islam di masa pemerintahan kerajaan Islam. Sekitar abad ke-16 atau 1 abad sejak berdirinya kerajaan Islam Demak hingga memasuki abad ke-17, pada waktu itu hampir seluruh Jawa telah terpengaruh ajaran Islam. Dan meskipun masyarakat asli telah lama berhenti beribadah di candi-candi dan mengidolakan pembawa ajaran ketuhanan, namun mereka  masih setia mempercayai institusi nenek moyang mereka dan masih menunjukkan perhatian yang tinggi pada hukum, adat istiadat dan kebiasaan setempat yang te...

Memahami Sunnatullah Perubahan dari Sejarah Masuknya Islam di Jawa (Bagian 1)

Sir Thomas Stamford Raffles, seorang Gubernur Jendral di masa kolonial Inggris di Indonesia, dalam sebuah buku yang ditulisnya berjudul The History of Java . Salah satu bagian tulisannya memuat cerita tentang situasi masyarakat Jawa saat kedatangan Islam. Tulisan Raffles ini menjadi menarik karena: pertama, ia adalah orang yang menyaksikan dan mengalami secara langsung sebagian fase sejarah Indonesia di masa lampau. Kedua, dalam konteks penulisan sejarah Islam, ia justru adalah seorang non muslim yang melihat dari luar sistem serta memberikan pendapat menurut apa yang dilihatnya dan fakta yang dikumpulkannya. Islam telah muncul pertama kali di tanah Jawa sejak tahun 1250 M. Namun usaha-usaha memperkenalkan Islam diperkirakan pertama kali dilakukan di Gresik di akhir abad ke 13 tahun Jawa atau di awal abad ke-14 Masehi, bersamaan dengan datangnya Mulana Ibrahim , yang menurut penulis asli (Jawa) adalah seorang pandita yang ternama dari tanah Arabia, keturunan Jenal Abidin dan sepu...

Mengapa kita berkonflik, siapa musuh kita sebenarnya?

Lingkungan tetangga tempat keluarga kami tinggal di sebuah komplek perumahan di kota Surabaya, sangat menyenangkan. RT (rukun tetangga) benar adanya berupa kumpulan tetangga yang hidup rukun (Mirip kaya pelajaran PMP waktu saya sekolah dulu :D ). Jika ada yang sakit atau melahirkan (siapapun orangnya, bahkan yang jarang terlibat di kegiatan masyarakat sekalipun), maka warga akan menengok secara  bersamaan, bukan sendiri-sendiri. Sembari membawa buah tangan dari dana sosial yang dikumpulkan warga setiap bulan. Kebiasaan ini membuat keriuhan dan keceriaan di tempat yang dituju. Selain itu, warga di tempat ini amat suka berpiknik bersama. Dalam satu tahun bisa dua kali menyewa bis untuk pergi ke tempat-tempat wisata, meskipun tidak jauh. Kegiatan ini semakin menambah keakraban di antara mereka. Warga di lingkungan RT kami terdiri dari berbagai macam agama: Islam, Kristen, katolik. Beberapa diantaranya adalah warga keturunan tionghoa, namun bukan tipe orang ‘yang penting membaya...

Mengajarkan Anak Berpuasa, Ini Tahapannya!

Image
Ramadhan kali ini anak kembar saya yang berusia 6 tahun mulai berpuasa sehari penuh. Dahulu kakak-kakaknya ada yang mulai 5 tahun dan ada juga yang mulai 7 tahun. Mereka pernah mengalami berpuasa sehari penuh di Indonesia dan pernah juga mengalami berpuasa sehari penuh di Jerman ketika Ramadhan bertepatan dengan hari-hari yang panjang di sekitar puncak musim panas Benarkah anak-anak perlu dibiasakan untuk berpuasa? Kasihan sekali…mereka kan masih anak-anak?  foto: google.co.id Sebenarnya bukan hanya puasa, ibadah-ibadah yang lain juga membutuhkan pembiasaan, atau lebih tepatnya penyiapan, agar kelak ketika mereka akil baligh, mereka akan lebih mudah memikul beban syariat itu. Mari kita cermati hadits berikut ini: Dari Rubayyi’ binti Mu’awwidz; dia berkata, “Rasulullah mengutus untuk mengumumkan pada pagi hari asyura’ di wilayah kaum Anshar yang berada di sekitar kota Madinah. ‘Barang siapa yang pagi hari ini berpuasa, hendaklah menyelesaikannya. Barang siapa yang tida...

Jiwa Pembebas dan Kepeloporan Kartini, Bagaimana Ia Tumbuh?

Image
Saya ingin sekali berkenalan dengan seorang ‘gadis modern’, yang berani, yang dapat berdiri sendiri, yang menarik hati saya sepenuhnya, yang menempuh jalan hidupnya dengan langkah cepat, tegap, riang dan gembira, penuh semangat, dan keasyikan. Gadis yang selalu bekerja tidak hanya untuk kepentingan dan kebahagiaan dirinya sendiri, tetapi berjuang untuk masyarakat luas, bekerja demi kebahagiaan sesama. Hati saya menyala-nyala karena semangat yang menggelora akan zaman baru. Ya, bisa dikatakan saya, dalam pikiran dan perasaan, melampaui zaman Hindia Belanda ini... (Surat Kartini kepada Nn E.H. Zeehandelaar, tanggal 25 Mei 1899) Cita-cita dan semangat Kartini tampak jelas dalam semua surat yang ditulis untuk sahabat-sahabatnya dalam sebuah buku kumpulan surat Kartini berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang . Cita-cita itu bukan hanya soal keinginan-keinginan tentang dirinya sendiri, tapi juga cita-citanya tentang masyarakat yang maju dan bermartabat. Ia berkeinginan menjadi guru dan mem...

Memilih Sekolah Mahal, Haruskah? (bagian ke-2)

Image
Kedua, benarkah sekolah adalah sistem yang paling mampu mengetahui potensi dan bakat seorang anak sekaligus mengembangkannya secara optimal? Sekolah adalah lembaga atau tempat (diselenggarakannya) pendidikan bagi anak-anak. Lalu apakah pendidikan itu? Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.   (   UU No. 20 tahun 2003) Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.   (UU Nomor 2 Tahun 1989) Saya menangkap ada dua kata kunci dalam pengertian pendidikan yang tertulis dalam undang-undang tentang pendidikan tersebut di atas, yaitu   potensi diri ...

Memilih Sekolah Mahal, Haruskah?

Image
Semester 1 tahun ajaran 2015-2016 hampir saja akan berakhir. Masih ada sekitar 7 bulan lagi menuju tahun ajaran baru berikutnya. Namun iklan-iklan sekolah swasta sudah mulai bermunculan, terutama sekolah favorit, dipercaya berkualitas dan tentu saja mahal. Sekolah-sekolah semacam ini bahkan mengadakan semacam seleksi tersendiri buat calon-calon siswanya, dengan alasan menguji kesiapan siswa atau alasan lain seperti jumlah kursi yang tidak mencukupi dikarenakan banyaknya peminat jika dibandingkan jumlah kursi yang tersedia. Lalu seberapa mahal? Biaya uang gedung bisa mencapai puluhan juta rupiah, sedangkan SPP perbulan sampai jutaan rupiah. Sungguh kisaran biaya yang fantastis bukan? Lalu jaminan yang ditawarkan jika sekolah di tempat tersebut juga sangat menggiurkan, misal menghasilkan lulusan yang berkarakter baik atau berakhlak islami, mandiri, kreatif, bahkan ada yang menulis mampu bersaing di kancah internasional. Kata-kata yang terakhir ini sungguh pernah saya lihat di sebuah ik...