Posts

Showing posts from March, 2025

Perlukah Menunda KHGT di Indonesia?

Image
  Kita memahami bahwa Kalender Hijriyah Global Tunggal (KHGT) telah memenuhi definisi kalender yang diisyaratkan oleh Al Quran, yaitu sebagai kalender yang digunakan baik untuk keperluan ibadah maupun muamalah. KHGT juga menjamin bahwa dengan menerapkan sistem ini maka seluruh penduduk dunia dari daratan Amerika di barat hingga Selandia Baru di Timur dapat menjalankan ibadah seperti puasa Arafah dan dua hari raya secara bersamaan pada hari yang sama. KHGT diharapkan menjadi solusi atas problematika kalender Hijriyah di dunia Islam. Kalender Hijriyah Global Tunggal (kredit: Suara Muhammadiyah) Namun dalam situasi saat ini dimana umat Islam di berbagai negara masih menggunakan acuan, kriteria dan matlak   lokalnya masing-masing (terutama Arab Saudi dan Indonesia sendiri yang menjadi perhatian penulis dalam pembahasan ini), menyebabkan tujuan utama dari penerapan KHGT belum dapat sepenuhnya tercapai. Ironisnya jika KHGT diterapkan oleh Muhammadiyah di Indonesia, selama Arab Saudi...

Antara KHGT, Neo MABIMS dan Rukyatulhilal Lokal di Indonesia

Image
  Umat Islam Indonesia telah sering mengalami perbedaan dalam pelaksanaan ibadah yang berkaitan dengan awal bulan hijriyyah, seperti awal Ramadhan, Syawwal dan Dzulhijjah. Antara ketetapan Muhammadiyah dan hasil keputusan sidang isbat terkadang bersamaan atau berbeda 1 hari. Jika Muhammadiyah berbeda dengan keputusan sidang Isbat, itu artinya Muhammadiyah dengan hisab Wujudul Hilal mendahului yang lainnya dalam menetapkan awal bulan. Perbedaan ini telah menjadi hal lazim terjadi di Indonesia, dan diterima sebagai bagian dari keberagaman fiqh. Masyarakat pun telah terbiasa dengan kondisi ini, sehingga adanya malam takbir dua kali berturut-turut atau dua jadwal salat Idul Fitri dan Idul Adha tidak lagi mengejutkan. Photo Kegiatan Shalat Ied di depan Monumen Tugu Pahlawan Surabaya (kredit: tvonenews.com)  Namun bagaimana jika Muhammadiyah memberlakukan KHGT? Jika dengan menerapkan Wujudul Hilal Muhammadiyah sering berbeda 1 hari dari hasil sidang isbat, bagaimana potensi perbed...